Saturday, August 27, 2011

Dy si mooDy - 54

RULES TO BE A BETTER LIFE

1. NEVER HATE, Purify your Heart
2. Don‘t worry, rely on Allah
3. Life SIMPLY, Life will be EASY
4. WORK HARD to reach the greater achievement
5. IMPROVE your self, don‘t critisize others.
6. Expect a little, be HAPPY whatever you got. Say Alhamdulillah !
7. More you GIVE, more you will get, more you will be BLESSED
8. Always SMILE, cause smile is a CHARITY. Other will feel happy when with you
9. LIFE WITH LOVE. Love others for the sake of Allah
10. Go down to earth
11. More you PRAY, more you will get Blessed
12. SHARE your knowledge, even if you know one verse from the Quran or Good Words.
13. BE WITH ALLAH, your heart will find REST !


13 things to do,
I PROMISE TO MY SELF. Insya allah :)



-proud to be a muslim-


15-06-2011
_dyas aja_

Dy si mooDy - 53

terjadinya ketidaksepahaman antara orangtua dan anak itu wajar. karena setiap individu memiliki pembenaran terhadap pemikiran dan pola pikir nya masing-masing. saya bisa memahami itu, tapi tidak dengan Hukum Kekurangadilan seperti yang tertera pada :

PASAL 1
Orang tua selalu benar

PASAL 2
Anak selalu salah

PASAL 3
Anak harus mengikuti dan mengalah. Apabila orang tua melakukan kesalahan maka kembali ke Pasal 1

ketiga pasal diatas bukan penyelesaian masalah, melainkan pemutusan secara paksa dan sepihak yang hanya akan mengundang ketidaksepahaman berikutnya.

Orangtua sering berkata, “ini demi Kebaikanmu.” Sementara anak sering berkata itu tidak benar karena mereka merasa kurang dipahami. Perselisihan pendapat seharusnya dapat diselesaikan secara bijak. Melalui pembicaraan dengan bahasa yang arif, argumentatif, dan sikap dewasa.

Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang terbaik, namun cara penyampaiannya saja yang berbeda. Sabar, tidak ada besi yang tak dapat dibengkokkan :)


15-06-2011
_dyas aja_

Dy si mooDy - 52

Kesuksesan tidak diukur dari seberapa banyak atau seberapa besar rencana yang kita buat, tapi apa saja hal-hal yang sudah kita selesaikan. Setiap orang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk sukses. Yang menjadikan hasilnya berbeda adalah usaha dan tekad secara personal.

Pertanyaannya : Kalau kekayaan adalah modal utama meraih sukses, mengapa banyak anak orang kaya yang tidak sukses ? Kalau kemiskinan adalah pembatas menuju kesuksesan, mengapa banyak pengusaha sukses yang berdiri hari ini dulunya adalah orang miskin ?

Jawabannya adalah karena apa yang kamu dapatkan adalah apa yang kamu usahakan. Kesuksesan bukan pemberian, tapi sesuatu yang menuntut untuk diperjuangkan. Obsesi, mimpi, atau cita-cita adalah memang pendorong -meraih sukses- yang baik. Tapi alangkah lebih baik jika di imbangi dengan Keberserahan Diri pada Tuhan. Yakinlah bahwa rencana-Nya selalu berakhir baik. Sehingga bila saat ini kau menemui kesulitan, berarti itu bukan sebuah akhir.

TETAPLAH BERUSAHA !!




12-06-2011
_dyas aja_

Dy si mooDy - 51

Berhentilah menuntut kesempurnaan pada cinta. Karena cinta yang sejati justru terlahir dari ketidaksempurnaan. Seperti kata orang, sesungguhnya cinta sejati itu buta dan tuli.

Cinta sejati tidak memiliki sepasang mata. Karenanya ia datang pada setiap orang tanpa melihat kedudukan, strata sosial, profesi, kecantikan/ketampanan, banyaknya harta, usia, suku, ras atau agama. Ia seperti mentari, yang menyinari seluruh isi bumi tanpa memilih.

Cinta sejati juga tidak memiliki sepasang telinga. Ia tak peduli dengan suara bising dari luar yang sibuj mengkritik, menggunjing, mendebat, menertawakan, mencibir atau yang menghina. Karena baginya, apa yang dimilikinya adalah yang paling sempurna.

Cinta bukan seperti ilmu fisika yang dapat dirumuskan. Cinta bukan seperti ilmu matematika yang dapat dikalkulasikan. Cinta juga bukan sekedar teori yang ditulis hanya untuk dihafal. Tapi cinta adalah ilmu seni, yang ada untuk diekspresikan.

Bicara tentang cinta tidak akan pernah ada habisnya. Karena cinta bukan sekedar kata yang dapat didefinisikan agar kau mengerti, tapi untuk dirasakan agar kau bisa memahami. Cinta tidak hanya melihat, tapi mengamati. Cinta tidak hanya mendengar, tapi memperhatikan. Cinta tidak hanya memberikan, tapi kerelaan berkorban.



11-06-2011
_dyas aja_

Dy si mooDy - 50

Menanti itu menjemukan. Tetapi yang lebih menjemukan lagi adalah menanti tanpa adanya kepastian. Seperti penantian sekuncup bunga dan kepompong. Keduanya tak pernah tahu akan berubah menjadi apa, sebelum masanya tiba. Seperti itulah aku sekarang. Tak ada yang bisa kulakukan, selain terus menunggu dan bersabar.

Setiap orang pasti berharap hidupnya berakhir dengan happy ending, termasuk aku. Tapi adakah yang pernah mempersiapkan dirinya untuk menerima kegagalan ? Mungkin hanya sedikit atau bahkan tidak ada. Bagiku kegagalan itu seperti suntikan serum. Menjadikan tubuhmu demam semalam, tapi setelahnya ia memberikanmu sebuah sistem kekebalan. Mempersiapkan diri untuk menjadi pemenang memang penting, tapi persiapan mental untuk menerima segala resiko terburuk sebaiknya juga perlu dijadikan catatan.

Kata orang, "Hiduplah seperti apa yang kamu inginkan". Namun faktanya, hidup TIDAK SEMUDAH ketika kau mengucapkan pepatah itu, Bung ! Diperlukan usaha, kerja keras, doa dan keyakinan. Hidup adalah pembelajaran, dan kegagalan adalah salah satu gurunya. Jangan takut, hadapi setiap langkah dengan senyuman. Ingat teori lompat tinggi, "Untuk mendapat hasil lompatan yang sempurna, terkadang kau perlu mundur beberapa langkah -untuk mengambil ancang-ancang."

Bapak pernah berkata, "Setelah Ujian Sekolah, ini adalah Ujian Kehidupan untuk mata pelajaran KESABARAN."

Kini aku hanya bisa berharap. Semoga di ujung penantian ini, pada akhirnya aku berhasil merekah seperti sekuntum mawar yang anggun atau seperti kupu kupu yang terbang bebas dengan sayap indahnya. Bila memang harus kujumpai kegagalan, aku yakin ada Tuhan yang akan menguatkan hatiku. Karena kegagalan bukanlah aib yang harus ditutupi atau disesali, tapi justru itu adalah hadiah Tuhan agar kita memperbaiki diri.



O6-06-2011
_dyas aja_